Selasa, 06 Desember 2016

:dengar

hai
sekarang bulan hujan 
disana hujan juga?
aku selalu suka suara hujan ditempat mu.



Sabtu, 22 Oktober 2016

jangan hujan

hujan,hujan,hujan
jangan turun kali ini 
jangan jadi pengingat 
jangan jadi perindu

rasa

rasa yang terbakar
rapuh menjadi abu
menjadi sampah yang bernama debu
angin pun enggan untuk menyatu

Minggu, 18 September 2016

cerita

ini bukan tentang rindu
ini bukan tentang ragu
ini bukan tentang sendu
mungkin ini tentang kamu?

sama sama manis

kepingin martabak asin
gak suka yang manis
nanti ada yang nyamain aku,
itu kata kamu?

ubud saat hujan

ayo kita ke ubud
tapi saat hujan 
tidak usah bawa payung
ada rindu yang jadi payung
ayo kita nyanyi nyanyi
di atas motor menelan hujan 
ayo kita berlari larii
biar ada jejak kaki 
ayo kita nikmati 
sampai hujan itu reda

hihehihe

kemarin bertemu lagi
hihihihihi
rindu bertamu lagi
hehehehe 

Minggu, 04 September 2016

diam

ada yang diam,karena bisu
ada yang diam,karena ragu
ada yang diam, karena rindu 

Minggu, 28 Agustus 2016

sehabis hujan

dibawah langit
dan sisa gemuruhnya
ada kaki yang menapaki basahnya
dan rintik kecil yang membelai rambutnya
terasa menyenangkan
seperti menyentuh masa kecil
yang tak pernah ingin dewasa

sehabis hujan
aku tersadar
dulu itu memang menyenangkan

Minggu, 14 Agustus 2016

si padang

Padang kota yang mempunyai masakan khas yang sangat populer yaitu "nasi padang" mempunyai sejarah yang sangat menarik bagi saya.

siapa yang tak kenal dengan suku minang? salah satu suku yang terkenal dengan cerita rakyatnya yang melegenda di tanah air kita. dan juga kota yang surga dunia dalam hal cita rasa makanannya. rasa makanan sumatera barat yang penuh dengan rempah-rempah menandakan kekayaan alam nya yang melimpah, dan ternyata asal muasal banyak makanan sumatera barat yang berasal dari jazirah dan kemudian dikembangkan sesuai dengan cita rasa masyarakat sumatera barat. wah pengen nasi padang 




suku minang berada di sumatera barat sebagai salah satu provinsi yang terletak di sepanjang pesisir pulau sumatera. sumatera barat memang dominan di huni masyarakat beretnis minang,karena itu wajar sumatera barat dikenal lewat suku minangkabau.

awal mulanya minangkabau 

bermula pada masa kerajaan adityawarman,tokoh penting minangkabau yang tak pernah mau di sebut sebagai raja. adityawarman lah yang bejasa memberi sumbangsih (sokongan,bantuan) bagi alam minangkabau. beliau juga yang pertama kali mengenalkan sistem kerajaan di sumatera barat. pada pertengahan abad ke-17 provinsi ini lebih terbuka dengan dunia luar khusunya Aceh. hubungan yang semakin intensif dengan aceh memalui perekonomian, akhirnya muncullah nilai baru yang berkembang yang menjadi landasan sosial budaya masyarakat sumatera barat, yaitu Agama islam. semakin berlalunya waktu, agama islam semakin mendominasi masyarakat minangkabau yang sebelumnya di dominasi agama budha. 

Disana ada sebuah desa yang berada di kawasan kecamatan sungayang,tanah datar, sumatera barat. desa tersebut awalnya tanah lapang, namun adanya isu bahwa kerajaan pagaruyung akan di serang kerajaan majapahit. maka terjadilah adu kerbau atas usul kedua belah pihak. kerbau tersebut mewakili peperangan kedua kerjaan. karena minang lah yang menjadi pemenangnya maka muncullah kata MANANG KABAU, manang yang berarti menang dan kabau itu kerbau. dan kemudian nama itu dijadikan nama nagari atau desa tersebut. upaya setempat mengenang peristiwa bersejarah tersebut, penduduk pagaruyung mendirikan sebuah rumah loteng (rangkiang) atau biasa dikenal rumah gadang, dimana atapnya mengikuti bentuk tanduk kerbau yang terbuat dari ijuk. dan rumah gadang diperuntukkan untuk wanita jika pria yang sudah aqil baliq diwajibkan tidur di luar rumah dan biasanya mereka  tidur surau .

asal-usulnya rumah tersebut didirikan di batas bertemunya pasukan majapahit yang di jamu dengan hormat oleh wanita cantik pagaruyung. semakin lama situasi mulai berkembang yang awalnya hanya bertani sawah,hasil hutan dan mulai berkembang dengan menjamah pertambangan emas. transportasi utama untuk menulusuri dataran tinggi minangkabau adalah kerbau. alasan menggunakan kerbau adalah karena agama yang dipercaya pada waktu itu di ajarkan untuk menyayangi binatang gajah,kerbau,dan lembu. 

jatuhnya kerajaan pagaruyung dan terlibatnya negara belanda di perang padri, menjadikan daerah pedalaman minangkabau menjadi bagian dari pax nederlandica oleh pemerintahan hindia belanda.
pada zaman VOC, Hoofdcomptoir van sumatra's westkust, adalah nama dari pesisir sumatera barat. 
semakin lama mengikuti perkembangan administratif pemerintahan belanda, banyak kawasan yang berubah dan banyak kawasan yang di ekspansi. dan di masa ini terjadi perang padri (1821-1837) yang cukup dikenal hingga sekarang ini.



Pada abad ke-19 islam berkembang pesat di daerah minangkabau.tokoh tokoh islam berusaha menjalankan ajaran islam sesuai al-quran dan hadis. Gerakan mereka kemudian dinamakan gerakan padre. Gerakan ini bertujuan untuk memperbaiki masyarakat minangkabau dan mengembalikan mereka agar sesuai dengan ajaran islam.gerakan ini mendapat sambutan baik dikalangan ulama, tetapi mendapat pertentangan dari kaum adat.
umum terjadi perang padri adalah
a)     Pertentangan antara kaum padri dan kaum adat.
b)    Belanda membantu kaum adat.
Perang pertama antara kaum padre dan kaum adat terjadi di kota lawas, kemudian meluas ke kota lain. Pemimpin kaumpadri antara lain dato’ bandaro,tuanku nak cerdik,tuanku nan renceh, dato’malim basa (imam bonjol). Adapun kaum adat dipimpin oleh dato’sati . pada perang tersebut kaum adat terdesak, kemudian meminta bantuan kepada belanda. Perang yang terjadi dapat dibagi menjadi dua tahap.
A)    tahap pertama (1821-1825)
Pada tahap ini, peperangan terjadi antara kaum padre dan kaum adat yang dibantu oleh belanda. Menghadapi belanda yang bersenjata lengkap,kaum padri menggunakan siasat gerilya.medudukan belanda makin sulit, kemudian membujuk kaum padri untuk berdamai. Pada tanggal 15 nopember 1825 di padang diadakan perjanjian perdamaian dan dan tentara belanda ditarik dari Sumatra dan dipusatkan untuk menumpas perlawanan diponegoro di jawa.
B)    tahap kedua(1830-1837)
Setelah perang di ponerogo selesai , belanda mulai melanggar perjanjian dan perang padri berkobar kembali. Pada perang ini,kaum padri dan kaum adat bersatu melawan belanda.
Mula-mula kaum padri mendapat banyak kemenangan. Pada tahun 1834 belanda mengerahkan pasukan untuk menggempur pusat pertahanan kaum padri di bonjol.   Pada tanggal 25 oktober 1837, tuanku imam bonjol tertangkap ,kemudian diasingkan di minahasa sampai wafatnya. Dengan menyerahnya imam bonjol bukan berarti perang selesai,perang tetap berlanjut walaupun tidak lagi mengganggu  usaha belanda untuk menguasai minangkabau.
selanjutnya masa pendudukan jepang Hoofdcomptoir van sumatra's westkust/ residen sumatera's westkust berganti dengan bahasa jepang, yaitu Sumatora Nishi Kaigan Shu . dan gubernur sumatera barat yang berdarah jepang bernama Yano Kenzo membuat pengakuan

"...Minangkabau di Sumatra, yang berada di bawah yurisdiksi saya..., tampaknya sebuah suku yang paling cerdas dan maju di bidang ekonomi di antara suku-suku yang ada; dan kepedulian politik mereka pun mengagumkan. Jadi, tidak mengherankan kalau mereka ini mempunyai keinginan yang kuat untuk mengakhiri tahun penindasan Belanda, dan meraih kemerdekaan penuh. Yakin bahwa tentara pendudukan Jepang akan membantu tercapainya impian jangka panjang mereka, mereka mau bekerja sama. Tetapi, setelah pendudukan berlangsung selama dua tahun, tak kunjung ada perubahan."



— Yano Kenzo


berdasarkan keputusan gubernur sumatera barat tahun 1958, ibukota sumatera barat yang dulunya bukittinggi kemudian dipindahkan ke padang. saat ini sumatera barat/minangkabau terdiri dari 19 kota dan kabupaten, yang di setiap daerahnya mempunyai khas masing-masing. namun, minangkabau tetap pada pepatahnya " Adaik basandi syarak,syarak basandi kitabullah" atau "Adat yang didasari oleh hukum islam, dan mengacu pada kitabullah" 







Rabu, 03 Agustus 2016

Minggu, 31 Juli 2016

bianglala senja

ada kamu di atas awan
si pemikul beban
yang mengharapkan sebuah kematian
terlihat
hidup mu asam
membosankan

dan kemudian

di senja ini kita masih di atas awan 
dan saling menyadari hidup lebih lama itu mengasikkan 

jogjakarta, 27 mei 2016

taman bermain

tertawa
menari
berlari
jemari terikat
hangat 
berputar..berputar..berputar
semua buram
terjatuh
tersadar 
ini hanya sisa sisa kenangan bersama ibu 
27/05/16 yogya

.n.a

Rabu, 01 Juni 2016

di malam

malam itu, 
banyak yang cumbu
malam itu,
semua kalap
malam itu,
ramai,bising
malam itu,
kamu yang paling tenang
 

.n.a

di kaca mobil

ada mata yang belum pernah kutemui,
tapi memaksa untuk dikenali 

ada mata yang belum pernah kutemui
tapi memaksa masuk ke dalamnya

ada mata yang belum pernah kutemui
jangan di paksa, aku sudah rindu lagi sekarang 

.n.a

museum

ada penikmat
ada pura-pura menikmati
ada pembaca
ada pura-pura membaca
ada merasuki
ada pura-pura dirasuki 
ini tempat penuh pura-pura 




.n.a

bertemu

aku tak mencari mu
tapi waktu ingin kita bertemu
masih terasa semu
semakin kelabu
tapi banyak mau 
; mau bertemu 

.n.a

Kamis, 26 Mei 2016

dingin

dingin kamu dingin
tapi tak sanggup bekukan 
aku yg menjadi api.

dingin kamu dingin
yang hidup penuh dengan
cacat emosi.

dingin kamu dingin
memanggil aku yang esok tak 
sanggup hangatkan lagi 

.n.a

marah

marah aku bersama pagi ini
hanya ada sunyi untuk ku makan pagi ini
dan ilusi yang ku teguk paksa 
lupa aku mimpi semalam 
kosong, tak ada lagi isi pikiran 
hampa ingin mengumpat 
mengumpat aku mengumpat 
hidup milik siapa ini? 


.n.a

Merasa mu

Hangat aku merasa mu
Meski ada rindu yang Terbakar panas. Dan hati meraung lelah

Hangat Aku merasa mu
Mesti Tak Ada suara desah keluh kesah di malam kemarin 

Hangat Aku merasa mu 
Meski ada dia bukan aku di mata mu
yang sudah rindu hancurkan aku 


.n.a

Senin, 16 Mei 2016

Ragu

Ada yang ragu 
Ketika mata saling beradu 
Ada yang ragu 
Ketika lama tak bertemu 
Ada yang ragu 
Ketika rindu malah menggebu 

Minggu, 08 Mei 2016

Diam

Ramai,resah 
Seperti mendengar gertakan kaki andromeda yang memberontak 
Gelisah,gerah 
Seperti terkena keringat demonstran yang haus keadilan 
Sunyi,bosan 
Seperti manusia yang melihat kemunafikan,lalu dibisukan 

Sabtu, 07 Mei 2016

Aruna

Lacustris kering terlihat haus
Anila yang bosan bertiup jauh 
Gelap tak ada kiran
Jarita-jarita itu ketakutan
Rasa di rasa tak ada lagi asha
Aruna. Aruna. Aruna. 
Aruna hari itu tanpa risa


.n.a

Rabu, 04 Mei 2016

Ubud hari itu

Tak ada ubud jika belum hujan
Tawa yang menyentuh rintik-rintik hujan
Minuman yang isinya air keromantisan
Terselip bisikan bisikan terucap malu
Ada pula ciuman yang memporak porandakan 
Tak tau rasanya bercinta, disini tau rasanya jatuh cinta

Kemana kita berjalan, meninggalkan jejak bernama kenangan 
Aku melihat kebelakang,
Ubud hari itu
Bersisa jejak kenangan 

.n.a

Senin, 02 Mei 2016

Siapa mereka?

Mereka tidak buta 
Menjadi saksi kita berdua 

Mereka bercerita
Lewat goresan warna 

Mereka menderita
Ada rindu yang belum terbebas

Mereka merasakan 
Ada rasa yang tak bisa terbalas 

.n.a


Pict by : Edri F (@edrfzn) 

Sabtu, 23 April 2016

Tengah cerita dan dusta

Segelas kopi untuk tanda pertemanan 
Cerita yang penuh warna 
Mulut yang tak henti bercerita
Tawa  yang selalu beradu sadari awal
Membuat kesunyian tak pernah ada
Di tengah cerita,aku berdusta
Aku jatuh cinta.



.n.a

Sudahi

Kutunggu kau di pintu gereja
Jangan khawatir aku sudah biasa

Kupandangi kau makan babi panggang
Jangan khawatir aku belum lapar

Kutemani kau meneguk botol-botol berisi anggur
Jangan khawatir aku belum kedinginan

Omong kosong.

Dimata kita ada banyak ke khawatiran yang tak bisa hilang 


.n.a

Pria yogyakarta

Mata itu penuh arti
Rahang itu bisikkan cerita
Rambut serumit kehidupan
Senyum yang seromantis kota jogja di malam hari
Rangkul aku, satukan didalam mu
Seperti nasi gudeg yang kau makan tadi
Lupakan pahit nya hidup
mari kita masuk kedalam romantis sesaat ini


.n.a

Wanita luka

Dia terluka
Carikan penawar nya
Carikan!
Kenapa diam!
; Dia lahir memang untuk terluka


artjog2016


.n.a

Tak bisa

Buat dia patah hati
Kan ada puisi membakar luka
cerita tentang botol-botol bir yang lebih hangat dari pujangga 
Nyanyian lagu kematian menjadi gairah  
 
Tapi satu yang lumpuh dilakukan  
;mengubur rindu ke yang terdalam 

Minggu, 17 April 2016

Andai

Andai saja kita bisa bertemu
Mengadu apa yang kita tau
Meminum tetes tetes rindu
Tertawa dibawah lampu lampu malam
Merasakan ngilu angin malam 
Tangan ku di saku mu 
Kepala ku di pundak mu 
Kan kuberikan yang pertama untuk mu
Pilu yang dirasa
Lupakan, hapus saja
Semuanya sudah selesai bukan? 



.n.a

Malam lalu

Nikotin tubuh mu  
Keraguan bibir mu
Tangan menyapu punggung 
Angin mendesis ditelinga 
Malam itu dingin
Terasa beku seluruh nadi ku
Di malam setahun yang lalu 
Kau ucapkan kata dari tubuh mu
Yang tak pernah bisa aku tau


.n.a

Suatu hari

Suatu hari nanti dia akan datang 
Dengan sejuta peluh pengharapan
Suatu hari nanti aku akan berlari
Dengan sejuta peluh kekecewaan 



.n.a

Keledai hina

Air mata itu membasuh luka di wajah 
Ia menjerit 
Pedih
Marah pada tuhan
Marah pada kehidupan 
Kecewa pada omong kosong manusia
Marah dan kesedihan 
Beradu bersama detak jantung 
Berapa lama lagi ia akan hidup 
Aku berharap ia mati 

.n.a

Penipu

Kamu manis 
Ku kira kamu memang manis
Ternyata kamu racun 
Bicara mu kosong
Pembual 
Nanti esok atau hari ini  
Kamu akan dimakan oleh racun mu sendiri 
Agar kamu tau semanis apa hal pahit yang sesungguhnya 



.n.a

Senin, 11 April 2016

Terbelenggu

Ludah ludah manusia rindu wajahmu
Pedati pedati di asah hanya untuk menusuk mu 

Sabar, kutahu kamu lapar
Sabar, kutahu kamu haus

Tapi kamu hanya diam,menunggu 

Ini makanlah cabikan daging mu
Dan minumlah segelas darah mu 



.n.a

Jumat, 25 Maret 2016


if i could catch a star for you i swear i’d steal them all tonight
to make your every wish come true and every dream for all your life
but that’s not how the story goes
the world is full of perfect plans
if there’s a promis that i broke, i know one day you will understand
when times are hard i know you’ll be strong
i’ll be there in you heart when you’ll carry on
like moonlight on the water, and sunlight in the sky
fathers and daughters never say goodbye
an angel i will read to sleep, gave me one dream of my own
so learn to love and spread your wings, and find the one to call your home
when times are hard i know you’ll be strong
i’ll be there in you heart when you’ll carry on
like moonlight on the water, and sunlight in the sky
fathers and daughters never say goodbye
when times are hard i know you’ll be strong
i’ll be there in you heart when you’ll carry on
like moonlight on the water, and sunlight in the sky
fathers and daughters never say goodbye
fathers and daughters never say goodbye

Minggu, 13 Maret 2016

Kemarin di kedai aceh

Kemarin di kedai aceh 
Seperti kembali ke 11 tahun yang lalu
Mata yang sama
Tatapan yang mengingat
Entah seperti dejavu yang terhenti di tengah waktu pengingat ya 
Salah atau benar tetap ada keyakinan di sana 
Ingat atau tidak yang ada tetap diam 


.n.a

Sabtu, 12 Maret 2016

Bulan

Temukan aku disetiap malam 
Rindukan aku di setiap siang
Tunggu aku di setiap senja 
Aku adalah bulan mu 


.n.a

Pelaut

Tidak bosan mendengar ombak?
Hei! Kulit mu malas terkena angin laut 
Lihat! Lukamu! Menangis terkena air laut
Hei pelaut, pulanglah!
Tubuhmu rindu rumah 

.n.a

Keyakinan

Dimata itu
Ada semburat ketakutan 
Seorang agamis itu gelisah
Jiwanya sedang resah 
Namun hatinya kasmaran

Seorang agamis itu berdusta
Berdusta pada tuhannya

Seorang agamis itu jatuh cinta 
Jatuh cinta kepada yang bukan hamba tuhan-nya 


.n.a

Kamis, 10 Maret 2016

Si padang

Aku suka nasi padang
Tapi lebih suka orang padang
Nasi padang suka buat candu
Orang padang suka buat rindu


.n.a

Ayah

Bisakah kita berjalan tanpa harus menangis
Bisakah aku melihat mu tanpa pernah kecewa
Bisakah aku menyentuh mu tanpa merasa rindu
Harusnya aku bisa,
Tapi belati yang kau buat terlalu tajam
Sehingga lukanya terlalu dalam. 

.n.a

Kalah

Tenggelamkan dia seorang diri kedalam kesalahan
Ia masuk bersama peluh kelelahan
Lelah terlalu sering dikhianati kebaikan
Darahnya ditelan kesalahan
Hatinya diremukkan kesalahan
Ia rapuh, tenggelam, terjatuh 
Sekarang,
Kesalahannya senang 
Harapannya menangis
Dia bukan lagi pemenang 

.n.a