Jumat, 25 September 2015

Waktu

Menempuh nafas demi nafas di setiap waktu 
Mengikuti alur bagaikan boneka
Bahkan aku pun tak tau apakah aku masih punya segenap waktu tuk bangun?
Melihat semua ini bagaikan fatamorgana yang nyata di setiap petaka
Bagaikan hidup di ambang euforia sesaat
Bahkan tanpa tau kapan berakhir
 
.r

Kamis, 24 September 2015

Candu

Seminggu tidak bicara
Seminggu menahan rindu 
Sungguh menyiksa kalbu
Oh kamu buat ku candu

.n.a

Tak sama

Kemarin kau peluk aku 
Aku merasakan kehangatan
Lama tak bertemu
Kau peluk aku lagi
Aku kedinginan
Hampa,tak berasa
Semuanya sudah tak sama lagi 

.n.a.

Aku cinta kamu!

Kemarin saat hujan kita mampir di kedai kopi
Awalnya ku kira kamu pesan kopi susu
Tapi ternyata kopi pahit 
Kamu memang membuat semuanya menjadi manis 
Aku cinta kamu! 

.n.a.

Bisa bertemu?

Hei Kamu 
Berapa lama tidak bertemu?
Apa kamu rindu aku?
Rindu keegoisan ku?
Kalau kamu rindu,aku cuma mau bilang aku juga rindu
Bisa bertemu?

.n.a

Rindu?

Aku ingin bertemu 
Aku rindu 
Aku ingin mengadu
Mengadu bahwa aku sangat rindu 
Karena kamu, aku jadi suka mengadu
Rindu rindu rindu 

.n.a