Kamis, 26 Mei 2016

dingin

dingin kamu dingin
tapi tak sanggup bekukan 
aku yg menjadi api.

dingin kamu dingin
yang hidup penuh dengan
cacat emosi.

dingin kamu dingin
memanggil aku yang esok tak 
sanggup hangatkan lagi 

.n.a

marah

marah aku bersama pagi ini
hanya ada sunyi untuk ku makan pagi ini
dan ilusi yang ku teguk paksa 
lupa aku mimpi semalam 
kosong, tak ada lagi isi pikiran 
hampa ingin mengumpat 
mengumpat aku mengumpat 
hidup milik siapa ini? 


.n.a

Merasa mu

Hangat aku merasa mu
Meski ada rindu yang Terbakar panas. Dan hati meraung lelah

Hangat Aku merasa mu
Mesti Tak Ada suara desah keluh kesah di malam kemarin 

Hangat Aku merasa mu 
Meski ada dia bukan aku di mata mu
yang sudah rindu hancurkan aku 


.n.a

Senin, 16 Mei 2016

Ragu

Ada yang ragu 
Ketika mata saling beradu 
Ada yang ragu 
Ketika lama tak bertemu 
Ada yang ragu 
Ketika rindu malah menggebu 

Minggu, 08 Mei 2016

Diam

Ramai,resah 
Seperti mendengar gertakan kaki andromeda yang memberontak 
Gelisah,gerah 
Seperti terkena keringat demonstran yang haus keadilan 
Sunyi,bosan 
Seperti manusia yang melihat kemunafikan,lalu dibisukan 

Sabtu, 07 Mei 2016

Aruna

Lacustris kering terlihat haus
Anila yang bosan bertiup jauh 
Gelap tak ada kiran
Jarita-jarita itu ketakutan
Rasa di rasa tak ada lagi asha
Aruna. Aruna. Aruna. 
Aruna hari itu tanpa risa


.n.a

Rabu, 04 Mei 2016

Ubud hari itu

Tak ada ubud jika belum hujan
Tawa yang menyentuh rintik-rintik hujan
Minuman yang isinya air keromantisan
Terselip bisikan bisikan terucap malu
Ada pula ciuman yang memporak porandakan 
Tak tau rasanya bercinta, disini tau rasanya jatuh cinta

Kemana kita berjalan, meninggalkan jejak bernama kenangan 
Aku melihat kebelakang,
Ubud hari itu
Bersisa jejak kenangan 

.n.a

Senin, 02 Mei 2016

Siapa mereka?

Mereka tidak buta 
Menjadi saksi kita berdua 

Mereka bercerita
Lewat goresan warna 

Mereka menderita
Ada rindu yang belum terbebas

Mereka merasakan 
Ada rasa yang tak bisa terbalas 

.n.a


Pict by : Edri F (@edrfzn)