Sabtu, 23 April 2016

Tengah cerita dan dusta

Segelas kopi untuk tanda pertemanan 
Cerita yang penuh warna 
Mulut yang tak henti bercerita
Tawa  yang selalu beradu sadari awal
Membuat kesunyian tak pernah ada
Di tengah cerita,aku berdusta
Aku jatuh cinta.



.n.a

Sudahi

Kutunggu kau di pintu gereja
Jangan khawatir aku sudah biasa

Kupandangi kau makan babi panggang
Jangan khawatir aku belum lapar

Kutemani kau meneguk botol-botol berisi anggur
Jangan khawatir aku belum kedinginan

Omong kosong.

Dimata kita ada banyak ke khawatiran yang tak bisa hilang 


.n.a

Pria yogyakarta

Mata itu penuh arti
Rahang itu bisikkan cerita
Rambut serumit kehidupan
Senyum yang seromantis kota jogja di malam hari
Rangkul aku, satukan didalam mu
Seperti nasi gudeg yang kau makan tadi
Lupakan pahit nya hidup
mari kita masuk kedalam romantis sesaat ini


.n.a

Wanita luka

Dia terluka
Carikan penawar nya
Carikan!
Kenapa diam!
; Dia lahir memang untuk terluka


artjog2016


.n.a

Tak bisa

Buat dia patah hati
Kan ada puisi membakar luka
cerita tentang botol-botol bir yang lebih hangat dari pujangga 
Nyanyian lagu kematian menjadi gairah  
 
Tapi satu yang lumpuh dilakukan  
;mengubur rindu ke yang terdalam 

Minggu, 17 April 2016

Andai

Andai saja kita bisa bertemu
Mengadu apa yang kita tau
Meminum tetes tetes rindu
Tertawa dibawah lampu lampu malam
Merasakan ngilu angin malam 
Tangan ku di saku mu 
Kepala ku di pundak mu 
Kan kuberikan yang pertama untuk mu
Pilu yang dirasa
Lupakan, hapus saja
Semuanya sudah selesai bukan? 



.n.a

Malam lalu

Nikotin tubuh mu  
Keraguan bibir mu
Tangan menyapu punggung 
Angin mendesis ditelinga 
Malam itu dingin
Terasa beku seluruh nadi ku
Di malam setahun yang lalu 
Kau ucapkan kata dari tubuh mu
Yang tak pernah bisa aku tau


.n.a

Suatu hari

Suatu hari nanti dia akan datang 
Dengan sejuta peluh pengharapan
Suatu hari nanti aku akan berlari
Dengan sejuta peluh kekecewaan 



.n.a

Keledai hina

Air mata itu membasuh luka di wajah 
Ia menjerit 
Pedih
Marah pada tuhan
Marah pada kehidupan 
Kecewa pada omong kosong manusia
Marah dan kesedihan 
Beradu bersama detak jantung 
Berapa lama lagi ia akan hidup 
Aku berharap ia mati 

.n.a

Penipu

Kamu manis 
Ku kira kamu memang manis
Ternyata kamu racun 
Bicara mu kosong
Pembual 
Nanti esok atau hari ini  
Kamu akan dimakan oleh racun mu sendiri 
Agar kamu tau semanis apa hal pahit yang sesungguhnya 



.n.a

Senin, 11 April 2016

Terbelenggu

Ludah ludah manusia rindu wajahmu
Pedati pedati di asah hanya untuk menusuk mu 

Sabar, kutahu kamu lapar
Sabar, kutahu kamu haus

Tapi kamu hanya diam,menunggu 

Ini makanlah cabikan daging mu
Dan minumlah segelas darah mu 



.n.a