gloomy sunday

Senin, 11 April 2016

Terbelenggu

Ludah ludah manusia rindu wajahmu
Pedati pedati di asah hanya untuk menusuk mu 

Sabar, kutahu kamu lapar
Sabar, kutahu kamu haus

Tapi kamu hanya diam,menunggu 

Ini makanlah cabikan daging mu
Dan minumlah segelas darah mu 



.n.a
Diposting oleh nirvana di 05.02
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

nirvana
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2022 (2)
    • ►  April (2)
  • ►  2021 (4)
    • ►  November (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2020 (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
  • ►  2018 (13)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (7)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2017 (21)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (5)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ▼  2016 (44)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (8)
    • ▼  April (11)
      • Tengah cerita dan dusta
      • Sudahi
      • Pria yogyakarta
      • Wanita luka
      • Tak bisa
      • Andai
      • Malam lalu
      • Suatu hari
      • Keledai hina
      • Penipu
      • Terbelenggu
    • ►  Maret (8)
  • ►  2015 (8)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (6)

Translate

Tema Perjalanan. Diberdayakan oleh Blogger.